Wednesday, June 15, 2011

Kendala


Kendala Ternak BTApr 24, '07 9:25 PM
untuk semuanya

Buat pecinta BT ini kisah dari rekan-rekan Kicaumania(KM) kendala-kendala ternak BT, kebetulan Sabtu dan Minggu sempet kumpul-kumpul beberapa pecinta BT, nah ini kisah yang saya rangkum kendala-kendala yang dialami bagi peternak BT.

1. Susah Penjodohan
Dari beberapa kasus BT termasuk yg paling susah di jodohkan,bahkan dari pengalamn rekan Km ada yg sampai 3 bln padahal kondisi sdh cukup umur. Nah dari pengalaman rekan Km yg telah berhasil dng mudah menjodohkan BT cukup 1-2mg saja caranya buat kandang kusus penjodohan dng kondisi dua kandang di jadikan satu,tangkringan harus sejajar,satukan brg yg mau di jodohkan hanya di batasi sekat jeruji,paling lama 1-2mg sdh jodoh & langsung bisa di satukan.


2. Indukan sering membuang telor
Penanganannya begitu ketahuan BT sdh bertelor angkat pejantan,biarkan betina merawat telor sendiri dan ungsikan/tempatkan BT betina tsb di tempat yg sepi/tidak tercampur dng pasangan yg lain kalo bisa tidak melihat sama sekali pejantan/suaranya .

3. Suka mengaduk2 Sarang
Siapakan du sarang sekali gus dlm satu kandang untuk memberikan kesibukan pd pejantan karena ada pejantan yg suka ngacak2 sarang bisa lihat Bt betina ngeram,nah kalo ada dua sarang dlm satu kandang pengalaman dari beberapa rekan mampu mengalihkan perhatian sehingga tdk mengganggu BT mengeram.


4.Tidak mau mengerami telor
Kalo sdh kelihatan kawin segera angkat BT jantan N kurangi pemberian EF(telor) perbanyak sayuran,untuk mengurangi timbulnya birahi susulan dng cara ini banyak yg sudah berhasil.


5. Mematuk Telor
Sediakan selalu dlm kandang Sotong kering/grit banyak kasus makan telor sendiri karena kekurangan kalcium.


6. Tidak mau meloloh
Hampir sama dng kasus no 2(dua) BT ini sama sekali ga mau di ganggu.


7. Pejantan makan anakan
Nah ini mungkin hal baru belum banyak di ketahui rekan2,ternyata BT mempunyai sifat kanibal yg lumayan besar terbukti dari pengakuan rekan2 penangkar BT pernah mengalami hal semacam ini.
Solusinya segera ungsikan BT jantan dari indukan yg sedang bawa anak perbanyak pemberian telor puyuh,jg bubur bayi kering/biscuit di kremes2.


8. Pemangsa dari luar(predator) spt CICAK,KODOK,TIKUS,TOKEK,SEMUT.
Inilah musuh2 trotolan BT,gunakan kandang yg berbahan strimin/model jala dari kawat/almunium yg tidak memungkinkan hewan2 tsbt masuk,jangan memakai kandang berbahan bambu/kayu, cicak/tikus msh mudah menjangkau.
kusus semut jangan di tempelkan di tembok/klo sampai menempel sekeliling kandang tsb di beri kapur anti semut/bila kandang berdiri kaki2 kandang di kasih tatakan di beri oli.

Nah itu salah satu kendala2 ternak BT dari obrolan rekan2 KM minggu kemarin nati akan bersambung ...mudah2an bermanfaat bagi rekan2 yg ingin membiakan BT,semua kupasan di atas pengalaman yg pernah di alami rekan2 KM pecinta BT.

Lanjut kembali...

BT Jantan sering mati di sarang
Akibat terjerat sarang karena kebiasaan BT jantan yg suka mengaduk2 sarang.
Penanganannya carilah bahan sarang yg lembut spt serat nanas/serat buah kelapa TAPI...harus di potong2 kira2 5-10cm panjangnya ,jadi klo beli sarang sdh jadi bulatan potong sarang jadi 4-5 bagian kemudian baru di tempatkan dlm wadah sarang.

BT ga mau nelor di sarang.
Ganti bahan sarang / cuci sarang bersih2 karena ada beberapa kasus Bt klo sarang kotor/bau sesuatu yg ga lazim ga mau menempati sarang.
Juga sarang yg terlalu keras(daun cemara tdk cocok untuk BT).
Wadah sarang usahakan membentuk kantong semar,krn ada betina yg ga mau terlihat sama sekali.
Tutup kiri kanan,belakang sarang biar tdk terlihat hanya bag depan yg terbuka.

BT sdh jodoh ga nelor2
Usahakan klo di tangkar jng sering2 di mandikan biarkan saja BT mandi sendiri dari wadah minum.
Buatlah / paksakan agar birahi bisa timbul bersama2 caranya selain pemberian EF yg memadai ada cara jitu untuk mendongkrak birahi ...dengan pemberian PROBIOTIK salah satu contoh yg biasa di gunakan rekan2 yaitu super breding.

BT ngeram sering keluar2 sarang (shg telor gagal netas)
Usahakan penempatan / susunan kandang jangan berhadapan tapi se arah menyamping kiri/kanan TAPI sisi kiri/kanan jg belakan harus tertutup agar pasangan2 tsb tdk saling lihat,hanya bag depan saja yg kelihatan .

Nah sementara itu dulu tambahannya nanti klo ada masukan dari rekan2 saya tambahkan kembali / silahkan para SENIOR,PAKAR untuk menambahkan atau koreksi,karena bahasan di atas itu dasarnya dari pengalaman aja beberapa rekan penangkar BT.

Sumber :

Ndoro Agung

Moderator Kicaumania

http://www.kicaumania.org/forums/showthread.php?t=3334

BT

Om bing, Mas Pur, Om yulpri. om pras.. thanks sebagai narasumber.. artikel ini sebagian besar berasal dari PM saya dengan senior-2 saya yang saya rangkum... he he he.. dan beberapa thread sebelumnya ditambah pustaka (buku)... koreksi dan tambahan sangat diperlukan bagi kebaikan artikel ini...untuk selanjutnya setelah mendapat tanggapan, koreksi dan tambahan dari rekan artikel ini selanjutnya dapat diteruskan ke pengurus KM (khusus editorial dan admin) picture saya nggak punya he he he... dan hari ini baru sampai sini... (perpanjang SIM dulu...) nanti hari kerja waktu berikutnya saya lanjutkan... thanks ya.. atas semuanya

Blackthroat si Burung Penyanyi Cilik Bernoktah Hitam di Leher

Blackthroated (Serinus Atrogularis)atau bisa di Indonesia dikenal sebagai Blackthroat burung yang berasal dari Benua Afrika dan di Indonesia umumnya Blackthroat yang ada diperkenalkan dan dibawa oleh oleh Bangsa Belanda. Asal nama burung ini tidak lepas dari ciri fisik dimana pada bagian kerongkongannya terdapat warna hitam pekat yang terlihat seperti burung ini sedang memakai dasi di lehernya atau terdapat noktah hitam di lehernya.
Blackthroat merupakan burung kecil yang masuk dalam bangsa Passeriformes dan dikelompokan dalam subbangsa Passeres (bangsa burung penyanyi) sehingga wajarlah kalau burung ini mempunyai suara dan nyanyian yang sangat mempesona. Blackthroat masuk dalam famili Fringilidae (bangsa kenari) dalam kelompok Serinus.
Menurut jenisnya Blackthroat yang ada di
indonesia terdiri atas dua macam, yaitu Blackthroat berwarna coklat dan Blackthroat berwarna putih keabu-abuan (putih kelabu). Burung Blackthroat yang berwarna coklat memiliki postur yang lebih besar, sementara yang berwarna putih kelabu lebih disenangi karena warnanya yang tampak lebih bersih dan indah dan proporsi tubuhnya yang tampak lebih serasi. Kedua jenis burung ini mempunyai suara yang sangat keras, nyaring dan suara ngeroll yang sangat mempesona, sangat sulit membedakan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing burung ini.
Ketertarikan manusia pada burung ini tidak terlepas dari keterampilannya menyanyikan lagu yang merdu dan keras, di alamnya di benua Afrika burung Blackthroat ini biasa bertengger di pucuk pohon yang tinggi baik untuk mempersyaratkan daerah kekuasaannya maupun untuk memikat Blackthroat betina, suaranya dapat terdengar sampai ratusan meter. Tentunya karena kelebihan ini membuat manusia tertarik untuk mengoleksi burung ini.
Kelebihan lainnya adalah karena sifatnya yang poligami atau dalam kata lain satu Blackthroat jantan dapat dikawinkan dengan lebih dari satu betina sehingga bagi para penangkar tentu sangat menguntungkan.
Burung ini juga terkenal mempunyai mental yang berani, terbukti dengan kemampuannya dapat kawin dengan burung kenari yang secara fisik mempunyai ukuran tubuh lebih besar. Blackthroat juga dapat dikawinkan dengan Herda Sanger, Mozambik, bahkan gelatik.
Burung Blackthroat juga dapat menirukan suara burung lain (bersifat mimikri) Blackthroat merupakan master yang baik bagi burung lomba karena speed dan volume serta nada nyanyian indah yang dibawakannya.
Sebagai burung yang tidak termasuk dalam bangsa burung sosial karena mempunyai kebiasaan berpoligami, maka burung Blackthroat dapat dipelihara sendiri dirumah, namun sebaiknya dipelihara yang berkelamin jantan, karena Blackthroat jantan mempunyai variasi yang indah dan volume suara yang lebih keras sedangkan bagi Blackthroat betina suaranya cenderung lemah dan walaupun terkadang keras namun hanya bersifat monoton sehingga kurang indah didengar.
Satu lagi yang merupakan ciri khas dari burung ini adalah sifatnya yang over protektif terhadap anaknya (piyik). Jika dalam masa mengeram burung ini diganggu, maka jika dapat saja burung ini mematuki anaknya sampai mati.


Pemilihan Bakalan Blackthroat

Pilih yang Jantan

Burung Blackthroat merupakan burung yang kicauannya sangat indah, mengalun sangat merdu dengan irama tinggi dan rendah dengan kicauan yang panjang dan tidak terputus-putus. Namun Blackthroat betina biasanya hanya mencicit dan suara kerasnya cenderung monoton.

Sulit mungkin bagi awam mengetahui ciri kelamin jantan dan betina, namun secara fisik tedapat perbedaan untuk menentukan Blackthroat jantan dan betina sebagaimana terdapat pada bagan sebagai berikut :

(bagian 1)


Ciri Jantan Betina
1. Postur Tubuh Panjang Agak membulat
2. Pita di Leher Berwarna hitam pekat
Samar
3. Kepala Besar, agak panjang Kecil dan membulat
dan berbentuk lonjong
4. Anus Menonjol keluar ada tonjolan Datar dan hanya terdapat
sebesar biji kacang hijau lubang untuk keluarnya kotoran
dengan bulu rawis
5. Paruh Tebal Tipis
6. Suara Nyaring, tidak terputus-putus Monoton, dan volume kecil
(ngerol) serta memiliki banyak
variasi
7 Leher Jenjang Pendek


Postur tubuh tegap
Blackthroat yang memiliki tubuh yang tegap dan besar serta lencir (panjang) biasanya memiliki mental yang baik dan suara yang panjang ini juga dapat mencirikan bahwa Blackthroat tersebut tidak mengalami gangguan atau tidak terhambat pertumbuhannya. Dada yang tegap dan bidang menandakan bahwa Blackthroat tersebut bervolume suara nyaring dan keras. Blackthroat yang bersuara keras bukan saja indah didengar namum jika kita turunkan dalam satu pertandingan tentunya akan berani dalam memperdengarkan suaranya di lapangan dan dapat menjatuhkan mental lawannya.

Sorot Mata Tajam

Sorot mata tajam dapat mencirikan bahwa Blackthroat tersebut bermental baik, dan sehat. Sebaiknya jangan dipilih Blackthroat yang bermata sayu karena dapat mencirikan bahwa mental Blackthroat tersebut lemah atau burung tersebut dalam keadaan kurang sehat.

Bulu Cerah
Bulu yang cerah bukan saja menambah keindahan dari burung tersebut namun dapat mencirikan bahwa burung tersebut merupakan burung yang baik dari perawatan maupun mentalnya.

Tidak cacat
Selain tidak sedang dipandang mata, burung yang cacat juga dapat mengurangi keberhasilan jika akan ditangkar. Yang biasa mengalami cacat pada burung finch adalah bagian kaki, bisa saja karena terjerat atau diganggu
hama waktu kecil, maka bagian tersebut harus mendapatkan perhatian khusus ketika memilik Blackthroat yang kita inginkan.

Paruh
Pilih paruh Blackthroat yang panjang, tipis dan seimbang dimana bagian bawah dan atas paruh saat burung tersebut diam harus rapat, ciri tersebut menandakan burung tersebut mempunyai suara yang keras.

Awas Tertipu
Secara fisik, Blackthroat dan herda sanger mempunyai kemiripan. Adakalanya para pedagang yang tidak jujur menggunakan cara tidak terpuji dengan mencat bulu diatas bagian ekornya (bulu ekor) menjadi warna kuning yang merupakan ciri khas dan Blackthroat. Jika ini dikerjakan dengan rapi maka akan sangat sulit bagi awam untuk membedakan antara Blackthroat dengan Blackthroat jejadian.

Nara Sumber :

Om Indraf

Moderator & Editor website Kicaumania.org

http://www.kicaumania.org/forums/showthread.php?t=3050

Blackthroat impor segera datang, harga sudah “menantang” POSTED BY OM KICAU ⋅ 23 APRIL 2010 ⋅ 39 KOMENTAR

BURUNG KENARI/FINCH

Blackthroat impor segera datang, harga sudah “menantang”

Blackthoat

Anda penggemar burung pemakan biji khususnya famili Fringilidae atau bangsa kenari? Khususnya lagi yang bernama blackthroat? Ya, Anda perlu siap-siap amunisi saja karena tidak lama lagi akan segera datang burung blackthroat imporan asal Afrika. Oke, sebelum melanjutkan tentang rencana kedatangan blackthroat, kita cerita dulu deh secara sekilas tentang blackthroat ini.

Saat ini di Indonesia dikenal ada dua jenis blackthroat, yakni yang berwarna cokelat dan blackthroat yang berwarna putih keabuan (putih kelabu). Sama-sama bersuara keras dan nyaring, blackthroat cokelat berpostur lebih besar namun kurang disuka karena orang cenderung memilih blackthroat putih keabuan yang memang terlihat lebih bersih dan indah.

Blackthroat yang biasa disingkat BT ini hidup dan tersebar di Jawa, Kalimantan, Bali, Cina dan Afrika. Blackthroat yanga ada di Indonesia diperkenalkan dan dibawa oleh bangsa Belanda ketika menjajah Indonesia.
Burung ini bersifat poligami sehingga blackthroat jantan bisa dikawinkan dengan betina lebih dari satu. Bukan hanya dengan sesama blackthroat, pejantan blackthroat bisa dikawinkan dengan kenari, herda sanger, mozambik dan juga gelatik. Contoh penangkaran blackthroat yang dilakukan dengan sistem poligami adalah penangkaran milik Mas Kuwat di Klewer Sukoharjo.

Blackthroat memiliki postur tubuh hampir sama dengan herda sanger. Karenanya, banyak orang yang keliru mengenalinya. Yang paling utama yang membedakan blackthroat dengan sanger adalah warna hitam pekat pada leher/kerongkongan blackthroat (yang karena itulah dia disebut “blackthroat”) jantan dewasa dan bulu warna kuning di ekor blackthroat.

Beda blackthroat jantan dan blackthroat betina

Secara umum perbedaan blackthroat jantan dan betina seperti ditulis di buku “Merawat dan Melatih Burung Kicauan” adalah sebagai berikut:

1. Blackthroat jantan tegap, dengan panjang sekitar 12 cm. Betina hampir sama tetapi cenderung berpostur bulat.
2. Blackthroat jantan dewasa memiliki warna hitam pekat di tenggorokannya sedangkan betina agak samar.
3. Blackthroat jantan berkepala besar, cenderung lonjong, betina berkepala kecil dan bulat.
4. Blackthroat jantan memiliki pen (kloaka) yang menonjol keluar dan ada tonjolan sebesar biji kacang hijau dengan bulu rawis. Blackthroat betina berkloaka datar dan hanya ada lubang untuk keluar kotoran.
5. Blackthroat jantan berparuh tebal, blackthroat betina berparuh tipis.
6. Blackthroat jantan bersuara nyaring, ngerol dan lagu variatif. Blackthroat betina bersuara kecil, lagu monoton.
7. Blackthroat jantan berleher jenjang, blackthroat betina berleher pendek.

Nah setelah kita paham serba sedikit tentang blackthroat, maka siap-siap saja bagi yang berminat memeliharanya. Diperkirakan pada awal Mei nanti burung sudah tiba di Jogja. Harga blackthroat jantan imporan dari Afrika itu, menurut sang importir, akan dilepas di pasaran dengan kisaran harga Rp. 1,5 juta. Kemana harus memesan? Sabar ya Om dan Tante semua, untuk nomer telepun dan nama contact person-nya tunggu artikel berikutnya karena kalau saya beri nama dan nomernya sekarang, nanti malah merepotkan yang bersangkutan.

Ikuti saja informasi yang akan segera saya sampaikan di artikel berikutnya.
Salam sehat burung Indonesia.